Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2019

Friendship

Friendship  Hubungan pertemanan, dimana awalnya kita tak saling kenal, tak saling tahu, berubah dengan suatu hal, menjadi saling sapa, saling bertanya kabar, dan saling tolong menolong. Lebih dekat dari itu, ada yang namanya sahabat, entah seperti apa mendeskripsikannya, karena dalam persahabatan, tak ada kata memandang, entah dari segi keluarga, keuangan, fisik, kepintaran dan lain sebagainya.  Pertemanan itu penting, karena mustahil diri ini bisa hidup sendiri tanpa ada seorang teman, yang sedia memberikan jasanya ketika kita membutuhkan, bahkan melindungi kita. Tak heran bila kita mempunyai seorang teman yang selalu datang ketika ada butuhnya, justru dari situ kita bersyukur, bahwa diri kita ini masih bermanfaat, tak usahlah itung itungan dalam memberi, karena semuanya akan diganti oleh yang maha kuasa.  Yang perlu diperhatikan dalam pertemanan itu adalah sifat dari teman kita sendiri, karena itu adalah cara bagaimana kita mempertahankan pertemanan, memaklu...

Bodohnya Diriku

Bodohnya Diriku  Bodohnya aku yang sudah diberikan hati oleh tuhan, tapi aku tak pandai dalam menjaganya, membiarkannya sakit karena harapan yang tak terkabulkan. Menasihati persoalan cinta mereka layaknya seorang konsultan, tapi tak pandai menasihati diri sendiri, membiarkan perasaan terombang ambing kesana kemari tak jelas arahnya untuk siapa.  Rasa sakit hati itu adalah hukuman untukku karena terlalu berharap, dan sekaligus sebagai ajaran untuk jangan terlalu berharap kepada makhluk. Perkataan omong kosongku yang setiap hari keluar bahwa hanya kepadaMU lah diriku berharap, tapi nyatanya ada yang lain tempat berharapku, ku simpan harapan ini ditempat yang tak semestinya aku tempatkan.  Hanya terdiam dan mengasihani diri sendiri ketika tahu bahwa terlalu berharap itu mengecewakan. Mentalku melemah, percaya diriku berkurang, rasa percayaku terhadap seseorang menghilang, kebencianku mulai terbit. Hilanglah sudah bab kesabaranku saat ini, entah harus mulai dari ...

Bukan Sebuah Alasan

Bukan Sebuah Alasan  Setiap manusia itu memiliki egonya masing masing, dan mempunyai sifat yang berbeda beda, namun, bukanlah sebuah alasan ketika dirimu menjadikan sifatmu sebagai alasan ketika melontarkan sesuatu yang negatif, entah itu dari segi perkataan dan perbuatan.  Mungkin pada dasarnya memang manusia itu suka menyalahkan, entah bagaimana pun, mereka mencari sesuatu untuk disalahkan. Tapi, bukanlah suatu alasan untuk menghambatmu menjadi pribadi yang lebih baik, karena tuhan menciptakan kita dalam keadaan yang tidak sempurna, dan walaupun tidak ada yang bisa mencapai kesempurnaan, setidaknya ada perubahan yang lebih baik dari pribadi kita.  Untuk memperbaiki diri sendiri pun tidak mudah, diperlukan kesabaran juga, lantas bagaimana yang mempunyai sifat tempramen? Kembali ke awal, sifat itu bukan alasan untuk menghambat dirimu menjadi pribadi yang lebih baik.  Jadi, jangan pernah ragu dan berhenti untuk menjadi pribadi yang baik, buang semua alasan...

Mengeluh

MENGELUH   Setiap insan pasti pernah mengeluh, entah itu soal pekerjaannya, kondisinya, keuangannya dan hal yang lain sebagainya. Tapi intinya, kalian dan saya, pasti pernah mengeluh terhadap hidup yang kita jalani saat ini. Kenapa hidup saya seperti ini, Kenapa hidup ini gak adil, dan berbagai ucapan yang dikeluarkan dari lisan ini sebagai betuk keluhan.   Padahal, tuhan itu tidak tidur, selalu mengawasi dan selalu memelihara hambanya. Tetapi, perlu diingat kembali, hidup itu gak ada yang instan, kita ingin apa, berdoa, lalu terkabulkan, tidak semudah membalikan telapak tangan juga. Ini hidup, karena tuhan memberikan kita hidup bukan untuk main main, perjuangan dibutuhkan dikehidupan, agar kita sebagai hamba menjadi pribadi yang kuat.   Kurangi mengeluh, karena mengeluh tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan hidupmu, selesaikan saja dengan cara yang baik, dan jangan lupa minta bantuan kepada tuhan, Inshaa Allaah, tuhan akan membantu kita selagi kitanya ta...

Jalanin Aja

  Jalanin Aja   Apa yang dijalanin aja? Ya kehidupan kamu.  Kekecewaan itu selalu berada diakhir, itulah cara tuhan agar kita selalu berhati hati dalam mengambil keputusan, dan tidak terlalu bergantung pada makhluk.   Namun, dari kekecewaan juga kita belajar, belajar bagaimana memilih, belajar bagaimana menghargai seseorang, dan masih banyak lagi hal positif yang bisa kita dapatkan ketika kita mau mengambil postifnya. Gimana caranya agar kita dapat mengambil pelajaran? Simple aja sih, berhenti ngedumel, julid, dan sifat negatif lainnya, karena hal positif tidak akan ada di pikiranmu ketika pikiranmu sudah terpenuhi dengan hal yang negatif.   Memang pada kebanyakannya, orang itu akan mudah melontarkan hal negatif ketika kekecewaan itu menimpa dirinya, entah dari segi perkataan atau perbuatan, tapi, bukan berarti kita gak bisa menghindari itu semua, cobalah untuk menjadi pribadi yang lebih tegar, tidak mudah terpengaruh, karena semakin tinggi pohon, se...