Aku maunya gini, kamu maunya gitu. Aku German, kamu Belanda, akunya seriusan, kamunya bercanda.
Gak bahas tentang cinta, disini bahas tentang keingininan. Sebuah keinginan yang lahir dari ego tiap tiap personal.
Karena sejatinya kehidupan ini tidak selalu berjalan sesuai apa yang diinginkan. Mungkin kita maunya A, tapi orang lain maunya B, apa perlu kita saling berselisih hanya untuk memenangkan apa yang kita inginkan?
Bahkan ironisnya, dari sebuah keinginan yang bisa terwujud, kita membutuhkan banyak sekali peran peran orang disekitar kita. Entah itu guru, orang tua, teman, selingkuhan, mantan, by the way lu berdua pada ngapain di artikel gue?
Balik ke topik, terkadang diri ini enggan untuk meringankan beban orang lain, tapi sangat ingin orang lain melakukan apa yang diri ini inginkan, egois? Ya itu egois.
Apa yang dipikiran selalu dirasa itu benar, dan apa yang orang lain bilang, pasti salah. Mungkin awalnya dari hati yang menolak, lama kelamaan hatinya mengeras layaknya batu. Enggan untuk menerima nasihat, saran, padahal hal itu penting untuk kemajuan kualitas diri ini kedepannya.
Intinya RIEUT! (Pusing), apabila hidup itu ingin seperti apa yang diri ini inginkan.
Gak bahas tentang cinta, disini bahas tentang keingininan. Sebuah keinginan yang lahir dari ego tiap tiap personal.
Karena sejatinya kehidupan ini tidak selalu berjalan sesuai apa yang diinginkan. Mungkin kita maunya A, tapi orang lain maunya B, apa perlu kita saling berselisih hanya untuk memenangkan apa yang kita inginkan?
Bahkan ironisnya, dari sebuah keinginan yang bisa terwujud, kita membutuhkan banyak sekali peran peran orang disekitar kita. Entah itu guru, orang tua, teman, selingkuhan, mantan, by the way lu berdua pada ngapain di artikel gue?
Balik ke topik, terkadang diri ini enggan untuk meringankan beban orang lain, tapi sangat ingin orang lain melakukan apa yang diri ini inginkan, egois? Ya itu egois.
Apa yang dipikiran selalu dirasa itu benar, dan apa yang orang lain bilang, pasti salah. Mungkin awalnya dari hati yang menolak, lama kelamaan hatinya mengeras layaknya batu. Enggan untuk menerima nasihat, saran, padahal hal itu penting untuk kemajuan kualitas diri ini kedepannya.
Intinya RIEUT! (Pusing), apabila hidup itu ingin seperti apa yang diri ini inginkan.
Comments
Post a Comment