Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial, dimana manusia itu tidak bisa hidup sendiri. Bermasyarakat adalah salah satu contohnya.
Saling bertegur sapa, menebar senyuman, menolong sesama. Itulah contoh beberapa hal yang layak dilakukan dalam bermasyarakat.
Tapi sayangnya di era ini, ketika zaman mulai modern, nilai bermasyarakat mulai menurun, saling pamer harta kekayaan, pamer kebahagiaan, pamer kendaraan, tak pernah peduli bahkan terhadap orang yang ada disekitar.
Seolah hidup itu hanya untuk ajang pamer harta dan kebahagiaan.
Menjauhkan yang dekat, dan mendekatkan yang jauh. Mensunyikan yang nyata dan meramaikan yang maya.
Nilai bermasyarakat mulai memudar, saling membantu sudah jarang ditemukan. Dimana bermasyarakat adalah hal yang paling utama padahal, dalam kehidupan manusia.
Apakah lupa kalau semuanya itu hanya sementara? Bahwasannya semua akan berujung pada perpisahan, perpisahan antar jiwa dengan dunia. Apabila sewaktu hidup bangga akan kepemilikkan, kebanggaan itu takkan berguna sedikit pun, bahkan kebanggaan itu pun tak bisa mengkafani jasadmu.
Coba pikirkan, ketika lahir pun kita butuh peran orang lain, dan ketika mati pun masih butuh peran orang lain.
Begitu pentingnya peran orang lain untuk kita di kehidupan ini.
Saling bertegur sapa, menebar senyuman, menolong sesama. Itulah contoh beberapa hal yang layak dilakukan dalam bermasyarakat.
Tapi sayangnya di era ini, ketika zaman mulai modern, nilai bermasyarakat mulai menurun, saling pamer harta kekayaan, pamer kebahagiaan, pamer kendaraan, tak pernah peduli bahkan terhadap orang yang ada disekitar.
Seolah hidup itu hanya untuk ajang pamer harta dan kebahagiaan.
Menjauhkan yang dekat, dan mendekatkan yang jauh. Mensunyikan yang nyata dan meramaikan yang maya.
Nilai bermasyarakat mulai memudar, saling membantu sudah jarang ditemukan. Dimana bermasyarakat adalah hal yang paling utama padahal, dalam kehidupan manusia.
Apakah lupa kalau semuanya itu hanya sementara? Bahwasannya semua akan berujung pada perpisahan, perpisahan antar jiwa dengan dunia. Apabila sewaktu hidup bangga akan kepemilikkan, kebanggaan itu takkan berguna sedikit pun, bahkan kebanggaan itu pun tak bisa mengkafani jasadmu.
Coba pikirkan, ketika lahir pun kita butuh peran orang lain, dan ketika mati pun masih butuh peran orang lain.
Begitu pentingnya peran orang lain untuk kita di kehidupan ini.
Comments
Post a Comment